Sarmi – Komitmen Polri dalam membina dan melindungi generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan edukasi di lingkungan sekolah. Kapolsek Bonggo menjadi pemateri dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung di SMA Negeri 2 Sarmi dan SMP Negeri 1 Bonggo, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan pertama dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sarmi, Kampung Tamar Sari, Distrik Bonggo Timur. Dalam sesi tersebut, Kapolsek Bonggo memberikan materi bertema “Cerdas Beretika dalam Bermedia Sosial” kepada 120 siswa baru. Para peserta dibekali pengetahuan mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Usai memberikan materi di SMA Negeri 2 Sarmi, Kapolsek Bonggo melanjutkan kegiatan di SMP Negeri 1 Bonggo, Kampung Armopa, Distrik Bonggo. Di hadapan 63 siswa baru, ia menyampaikan sosialisasi tentang bahaya narkoba sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek menjelaskan berbagai jenis narkotika, dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda, serta mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif. Ia juga mengajak seluruh peserta MPLS untuk mengisi masa sekolah dengan kegiatan yang positif, meningkatkan prestasi, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif berpartisipasi selama sesi berlangsung. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para pelajar untuk menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan menjauhi penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, Polsek Bonggo berharap para pelajar dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik saat bermedia sosial maupun dalam memilih lingkungan pergaulan. Dengan bekal pemahaman tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang berintegritas, berprestasi, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Tutup (RA).




